Ciri-ciri Pemimpin Yang Baik

Karakter Pemimpin Yang Baik Dan Disenangi Bawahan. Jadi pemimpin itu gampang-gampang susah.

Buat yang sudah pernah menduduki jabatan sebagai pemimpin, terutama di dunia kerja, pasti paham bagaimana susahnya memimpin anak buah.

Sudah tanggungjawabnya besar, banyak masalah yang harus diselesaikan pula.

Tapi di antara itu semua, menjadi pimpinan yang baik dan disenangi bawahan adalah hal yang paling sulit. Walaupun menjadi pemimpin yang baik dan disenangi bawahan itu sulit, bukan berarti tidak bisa menjadi pemimpin yang baik dan disenangi bawahan.

1. Memimpin bukan menjadi penguasa.

Menjadi seorang pemimpin tak lantas membuat kita menguasai bawahan kita sepenuhnya. Menjadi pemimpin yang baik berarti ada dan bekerja bersama anak buahnya, bukan hanya seorang yang memerintah dari kursi kekpemimpinannya.

2. Menjadi pendengar yang responsive, bukan mendikte.

Memerintah adalah hal yang identik dengan kedudukan pimpinan. Namun, seorang pemimpin yang baik bukanlah orang yang hanya memberikan perintah bagi anak buahnya. Akan tetapi, mereka yang bisa berdiskusi, memberi saran dan masukan bagi anak buah.

3. Memberi motivasi tanpa ancaman.

Sebuah tim akan menunjukkan kinerja yang lebih baik jika anggota tim tersebut merasa nyaman dan termotivasi untuk melakukan pekerjaannya. Sebaliknya, perasaan tertekan dan keterpaksaan dalam melakukan tugas mengakibatkan penurunan kinerja. Oleh karenanya, seorang pemimpin yang baik harus mampu memberikan perintah dengan memotivasi anggotanya, bukan dengan memberikan ancaman atau hukuman.

4. Pembelajar dan pengajar yang baik.

Berada di posisi atas, sering membuat kita tampak lebih baik, lebih pandai dan lebih ahli dibanding anggota tim kita. Padahal, hal tersebut belum tentu benar. Ketika kita menjadi seorang pemimpin, kita tak perlu malu untuk terus belajar, atau bertanya pada anak buah.

5. Terlibat langsung.

Anak buah tentu lebih menyukai pemimpin yang bekerja bersama mereka, daripada pemimpin yang hanya memberikan perintah sambil duduk di kursi singgasananya. Jadi, jika Sobat Kampus mendapat kesempatan untuk memimpin sebuah tim, pastikan Sobat Kampus iku ambil bagian dalam pekerjaan maupun kegiatan lain yang dilakukan anggota timmu.

6. Mengoreksi tanpa merendahkan

Seorang pemimpin yang baik bukanlah orang yang akan memarahi anak buahnya karena mereka melakukan kesalahan. Alih-alih marah, seorang pemimpin harusnya memberikan solusi dan nasihat yang membangun.

7. Penegak dan pelaku keadilan.

Memperlakukan seluruh anak buah dengan adil. Itu hal yang penting. Seorang pemimpin yang bersikap pilih kasih jelas tidak akan disukai anak buahnya.

Baca Juga: Kepemimpinan Dalam islam

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>